Universitas Mercu Buana

Unggul, Bermutu dan Bermanfaat

Theme of Journal : Sex Diversity Edition : XIV (February, 15th 2015)


1.      Journal Identity
Title     : Hubungan Antara Penyesuaian Sosial dan Kemampuan Menyelesaikan Masalah dengan Kecenderungan Perilaku Delinkuen pada Remaja
Author : Eko Setianingsih, Zahrotul Uyun, Susatyo Yuwono
Volume : 3
Issue : 1
Pages : 29-35
Publication : 2006
ISSN : -
Copyright : Jurnal Psikologi Universitas Diponegoro
Document URL :

Abstract
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara penyesuaian sosial dan kemampuan menyelesaikan masalah dengan kecenderungan perilaku delikuen pada remaja. Melalui teknik cluster random sampling, diperoleh subjek penelitian 78 siswa-siswi SMU PGRI 01 Kendal. Alat ukur penelitian ini adalah skala kecenderungan perilaku delinkuen, skala penyesuaian sosial dan skala kemampuan menyelesaikan masalah. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara penyesuaian sosial dan kemampuan menyelesaikan masalah dengan kecenderungan perilaku delinkuen.


2.      Journal Identity
Title     : Gangguan Seksual di Tempat Kerja dan Hubungannya dengan Tekanan Kerja dan Kepuasan Kerja
Author : Ishak Mad Shah, Lai Lee Cheng
Volume : 34
Issue : -
Publication : 2001
ISSN : 10.11113
Copyright : Copyright © 2012 Penerbit UTM Press, Universiti Teknologi Malaysia.
Document URL :

Abstract
Kajian ini bertujuan untuk melihat bentuk–bentuk dan pelaku gangguan seksual dan sejauh mana hubungannya dengan tekanan kerja dan kepuasan kerja. Gangguan seksual diukur menggunakan soal selidik Sex And The Workplace, manakala tekanan kerja dan kepuasan kerja, masing–masing diukur dengan Job Related Tension Index dan Brayfield–Rothe Index. Seramai 100 orang operator pengeluaran wanita yang berpengalaman diganggu seksual dipilih sebagai subjek kajian menggunakan persampelan tujuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan infrensi. Keputusan kajian menunjukkan bentuk gangguan yang kurang serius lebih kerap berlaku dan pelaku utamanya ialah rakan sekerja dan ketua atau penyelia. Keputusan juga menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan bersifat positif dengan tekanan kerja dan bersifat negatif dengan kepuasan kerja. Beberapa cadangan untuk kajian hadapan turut dinyatakan dalam kajian ini.


3.      Journal Identity
Title     : Sikap Atas Respon Terhadap Identitas Sosial Negatif dan Pengungkapan Orientasi Seks pada Gay
Author      : Wahyu Rahardjo
Volume    : 1
Issue         : 1
Pages        : 90-96
Publication : 2007
ISSN : -
Copyright : Jurnal Psikologi
Document URL :

Abstract
Sebagai salah satu fenomena sosial yang kontroversial, gay selalu menjadi topik yang menarik untuk didiskusikan. Penolakan masyarakat terhadap keberadaan kaum gay membuat gay menjadi sangat berhati-hati untuk membuka orientasi seks. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui kontribusi sikap akan respon terhadap identitas sosial negatif terhadap coming out pada gay. Studi ini memperlihatkan hasil bahwa sikap akan respon terhadap identitas sosial negatif memiliki korelasi positif yang signifikan dengan coming out dan memiliki kontribusi 18.2% terhadap coming out. Oleh karena itu, hasil studi ini memerlukan diskusi lebih lanjut untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh tentang gay.


4.      Journal Identity
Title     : The Diversity of Deliquency Bheaviors and Casual Factors : A Study of Juvenile Deliquences in Batulicin – Tanah Bumbu Regency, South Kalimantan Province
Author : Hemy Heryati Anward, Emma Yuniarrahman, Neka Erlyani, and Zairin Noor Helmi
Volume : -
Issue : -
Publication : 2014
ISSN : 10.15242
Copyright : International Conference on Economics, Education and Humanities (ICEEH'14) Dec. 10-11, 2014 Bali (Indonesia)

Abstract
Batulicin, capital city of Tanah Bumbu Regency – South Kalimantan Province is surrounded by coal mining areas. Consequently the city has experienced changes rapidly, in terms of social, economic, public services and infrastructures. The social changes that have occurred in Batulicin are the result of coal mining enterprises, dominated by the negative impact; especially on juvenile behaviors. Therefore the purpose of this study is to obtain an overview of the diversity of juvenile delinquency behaviors and its causes in Batulicin, Tanah Bumbu Regency, South Kalimantan. According to Theory of Psychoanalysis, Healy and Bronner (1950s) said that juvenile delinquency has been caused by both psychogenetical and sociogenical factors and subsequently led to diversity of delinquency behaviors among the juveniles. Therefore, both psychological and sociological approaches should be taken into account. According to psychogenetical theory, juvenile delinquency is considered as a compensation from psychological conflict which is experienced by adolescent to respond external stimulus and pathological family life. However, these psychogenetical factors have been also supported by socio-psychological changes in society which have influenced adolescents directly. Within this approach, delinquency behavior is identified as isolated delinquency. This study used qualitative methods. The data collection techniques are in-depth interviews, observation and documentation. The selection technique of the informants is according to the purposive of research, which are 10 students of three high schools in Batulicin who act delinquency behaviors, and 4 (four) key persons. The results showed that juvenile delinquency behaviors in Batulicin have had diverse forms such as truancy, smoking, engage in a gang, pornography, alcoholic and drugs consumptions, free sex, even crime. It has been found both psychogenetical and sociogenical factors (e.g: divorcement, parental and family disfunction, or excessive living facilities, and environments, peers, rapid social changes, e-media, etc) have been the matter of facts that have caused juvenile delinquency behaviors


5.      Journal Identity
Title     : Kontrol Diri dan Perilaku Seksual Permisif pada Gay
Author : Widiyanto Dwi Laksono, Wahyu Rahardjo
Volume : 5
Issue :
Pages : 108-115
Publication : 2013
ISSN : 1858-2559
Copyright : Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Teknik Sipil)
Document URL : ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/pesat/article/download/956/838
  
Abstract
Permisivitas dalam perilaku seks dapat dijumpai pada setiap kelompok, bukan hanya pada heteroseksual, namun juga pada gay. Kontrol diri ditengarai dapat mengendalikan
perilaku seksual permisif pada setiap individu, termasuk gay. Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi kontrol diri dan perilaku seksual permisif pada gay. Partisipan penelitian ini adalah sekitar 49 orang gay berusia 20-43 tahun. Penelitian ini dilakukan
dengan menggunakan pendekatan kuantitatif di mana untuk melakukan analisis data digunakan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap komponen dari kontrol diri, yaitu kontrol perilaku, kognitif, dan keputusan memiliki korelasi negatif dengan semua bentuk perilaku seksual permisif pada gay, kecuali kontrol perilaku dengan seks oral. Hal ini memperlihatkan bahwa pada dasarnya pria gay membutuhkan

kontrol diri yang baik guna mengendalikan perilaku seksual permisifnya sebagai gay.



Share on Google Plus

About Hmf Psikologi

Diterbitkan oleh Kantor Berita The Telegraph Indonesia, Jakarta
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar